REALITA GADIS DESA MASA KINI
______________________________
Gadis gadis desa sedang menunggu waktu kuncup lalu menjadi kembang
Memikat beberapa kumbang untuk singgah menatap lebih lama kembang yang tumbuh dengan senyum paling manis
Gadis - gadis desa berjalan ditengah gaya hidup hedonisme
Meminjam budaya tanah barat untuk dibalut pada badan dan Sampai lupa dari mana sebenarnya asal
Gadis - gadis desa
akan nyenyak jika android ada disamping raga.
Gadis - gadis desa akan setia mengekang luka,
Menyiksa diri untuk satu hati yang tak tahu terima kasih.
Gadis - gadis desa merawat ingatan akan saat pertama bertemu dan melupakan apa pesan mama tentang bumbu dapur dan seisinya.
Gadis - gadis desa lebih peka akan nasihat kekasih hati ketimbang ayah yang adalah cinta pertama.
Ya..
Gadis desa itu adalah kamu.
Mungkin kita dan bahkan mereka.
Maka terjadilah pada kita bahwa sangkar lebih indah daripada tanah lapangan yang luas membentang.
Sungguh ini berlawanan dengan cerita "habis gelap tertiblah terang"
Bagi-nya seindah apapun sangkar ia tetaplah sebuah kurungan.
Selamat untuk Kartini
Sematkan kebebasan untuk kehidupan
Temukan kenyamanan diri sendiri
Dan aliri darah mu dengan sebagian dari darah juang Kartini.
Salam untuk semua wanita
Kamu terlalu berharga untuk ditawar dengan apapun.
#MFR
#EDo
🌹🌹🌹
Tidak ada komentar:
Posting Komentar