Mua ki,(sambil kusodorkan tuak) ...
Demikian sapaan sore kemarin untuk mereka yang melintas depan rumahku.
Di balik aroma tuak
Kali ini dengan setengah hati kuteguk
Melewatkan malam
Wajah yang perlahan berubah
Bumi selalu kulihat tersenyum
Perlahan terhuyung menggapai pundakku
Di balik aroma tuak
Aku ngantuk sendiri mendunia dalam tawa
Sekali waktu mabuk membuatku hidup
Dan membangunkan malam dalam sekejap
Selalu saja godaan itu serupa sahabat
Yang mengikat kemauan
Gemuruh hati terdengar seperti ombak
Seperti puisiku tak pernah padam
Memenjara kesendirian
Tapi apa mau dikata, hawa nikmat terlalu hangat untuk ditinggalkan
Tidak habis dalam satu malam
Hingga lupa diri
Lupa waktu
Entah lambung bertukak, lupa usus meradang
Tapi aku suka !
Manakala thypus,kencing manis dan lever
Datang nyelinap
"Kamu kena asam urat,"kata dokter menambah satu diagnose lagi
Haaaaaaa...?????
Aku lebih memilih meringis dan nyungsep
Rumah sakit ternyata pembaringan yang indah
Untuk mengaduh
Jarum infus yang terasa garang menusuk nadiku
Aroma cairannya
Seperti bebauan tuak yang menawarkan sorga
Bumi yang selalu kulihat tersenyum
Seolah menertawaiku
#behiro. 🍻
#DGK
#KDNP
Tidak ada komentar:
Posting Komentar