Lekaslah berkemas, bersihkan sisa - sisa gosip disela tawa yang mengejek.
Ranum bibirmu tak pantas kau nodai seperti bibir para penguasa yang melanggengkan janji omong kosong demi tercapai maksud yang dituju.
Lekaslah kembali pulang mengisi ruang hampa.
Aku menantimu untuk kita berkelana lebih jauh
Mencari tahu mengapa tandus dan gersang yang semakin betah mendiami Pertiwi.
Lekaslah datang aku ingin memelukmu. sembari menceritakan beberapa hari yang lalu aku tanpamu Ketika kamu dan aku memilih menetap,Saling melengkapi seperti simbiosis mutualisme, kita lupa bahwa ada parasit
Yaitu ego, penghancur segala mimpi yang pernah kita semogakan dalam penghujung doa sebelum terlelap.
Katamu dunia akan semakin sempurna
Jika di atap yang sama mata kita searah
Memandang terbit dan tenggelamnya matahari
Ahk...
Sudahlah ini sudah larut
Kita butuh istirahat
Kamu harus selalu sehat
Sebab banyak rindu yang masih terselebung dibalik penantian yang panjang
Selamat malam
Katup jarimu heninglah sejenak
Tuhan merindukan ceritamu hari ini
_EDo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar