Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label CerpenIndonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CerpenIndonesia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 April 2021

BERKEMASLAH UNTUK KEMBALI _(Surat untuk Siti part 2)_

Lekaslah berkemas, bersihkan sisa - sisa gosip disela tawa yang mengejek.
Ranum bibirmu tak pantas kau nodai seperti bibir  para penguasa yang melanggengkan janji omong kosong demi tercapai maksud yang dituju.
Lekaslah kembali pulang mengisi ruang hampa. 
Aku menantimu untuk kita berkelana lebih jauh 
Mencari tahu mengapa tandus dan gersang yang semakin betah mendiami Pertiwi.

Lekaslah datang aku ingin memelukmu. sembari menceritakan beberapa hari yang lalu aku tanpamu Ketika kamu dan aku memilih menetap,Saling melengkapi seperti simbiosis mutualisme, kita lupa bahwa ada parasit 
Yaitu ego, penghancur segala mimpi yang pernah kita semogakan dalam penghujung doa sebelum terlelap.
Katamu dunia akan semakin sempurna
Jika di atap yang sama mata kita searah 
Memandang terbit dan tenggelamnya matahari



Ahk...
Sudahlah ini sudah larut
Kita butuh istirahat 
Kamu harus selalu sehat
Sebab banyak rindu yang masih terselebung dibalik penantian yang panjang 

Selamat malam 
Katup jarimu heninglah sejenak 
Tuhan merindukan ceritamu hari ini

_EDo 

Rabu, 28 April 2021

BUITENZORG & LAYU-NYA FLAMBOYAN

Nanti kita ceritakan lagi beberapa episode rindu yang sempat kita beri jedah
Tentang Buitenzorg, dan kisah-kisah kita tentang dunia fremassom hingga menjelajahi dunia dalam buku jacatra secret terpaksa harus ku pending untuk sementara waktu.

Flamboyan kita sudah layu sayang. 
 
Kamu tahu bukan?
Bahwa segala dibawah langit sudah tertulis oleh sang Maha Agung.

Ketika kamu dan aku memilih menetap 
Saling melengkapi seperti simbiosis mutualisme, kita lupa bahwa ada parasit 
Yaitu ego, penghancur segala mimpi yang pernah kita semogakan dalam penghujung doa sebelum terlelap.
Katamu dunia akan semakin sempurna
Jika di atap yang sama mata kita searah 
Memandang terbit dan tenggelamnya matahari

Ahk...
Sudahlah ini sudah pagi. 
Kita butuh air untuk wuduhmu. 
Kamu harus selalu sehat
Sebab banyak rindu yang masih terselebung dibalik penantian yang panjang 

Selamat pagi. 
Regangkan jarimu heninglah sejenak 
Tuhan merindukan ceritamu hari ini