Mungkin hanya sebatas khayal
Ketika aku lebih memilih alam bebas sebagai pencapaian
Dari pada ruang ternyaman
Yang justru memenjarakan imajiku
Hingga penaku hanya menulis sebuah keterpaksaan
Mungkin hanya mimpi
Ketika aku ingin memandang langit malam kobersamamu di sini
Bicara tentang hal yang sulit kita pahami
Tapi tidak membuat kita pergi
Mungkin semua imajinasiku
Hanya sampai di kepalaku saja
Karena kau, lebih dulu berpikir tentang kecewa
Sebelum satu bahagiapun nyata tercipta
Bolehkah, imajiku lebih berkuasa sekarang?
Setidaknya agar dia sedikit tenang
Menumpahkan tintanya pada secarik kertas
Bebas dan tanpa batas
_____
Amsu ValLentino
Tidak ada komentar:
Posting Komentar