Postingan Populer
-
HIHIHI, 'TERORIS' SEKARANG MAKIN BAIK, BUKAN CUMA BERWASIAT TAPI JUGA WARISKAN INSTAGRAM Versi Polisi, Orang yang ditemb...
-
Menurunnya laju perputaran roda ekonomi jadi wabah baru paling mematikan setelah Covid19 Salah satu pandemi baru yang akir-akir ini menjad...
-
Negri Ngerih. °/Amsu ValLentino jelaskan kepadaku: negeri macam apa ini? ketika jumlah pengangguran terus bertambah dan jumlah keluarga m...
-
sumber gambar: @napaskata Nyawa manusia bukan tragedi tontotan dan statistik belaka, ya, lebih baik tidak berangkat terba...
-
Mesin Keruk Untuk Tuan kemaruk Amsu ValLentino. di bumi subur makmur tumbuh ladang tempur buncah sesama darah sedang mesin keruk suapi ...
-
Demokrasi Dan Tuntutan Alay Mahasiswa . Oleh:Amsu ValLentino. Mahasiswa adalah orang yang belajar di perguruan tinggi baik di universitas...
-
BAGAIMANA BILA Masih saja kurasa bimbangmu, dan kulihat ragumu! Bagaimana bila?, aku adalah engkau. engkau adalah aku. aku adalah dia, kam...
-
SURATAN IBU_ Nak, mamamu ini dulu seperti gila; banyak sibuk mengurus diri orang lain, merasa bertanggungjawab untuk...
-
AKTOR KOTOR ______ Aku adalah aktor paling kotor Dipungut dari rahim wanita hebat untuk berperan menjadi sampah masyarakat Ya, a...
-
MAHAMERU, Puncak tertingi dipulau jawa yang menjadi saksi puncak kehidupan "Gie" dan "Idhan". Oleh; Amsu ValLentino. ...
Sabtu, 30 Mei 2020
Jakarta - Virus Corona saat ini telah menginfeksi lebih dari 100 negara di dunia dan mengakibatkan 6.400 orang meninggal dunia. WHO pun telah menyatakan virus Corona sebagai pandemi.
Artinya, virus Corona telah menyebar ke hampir seluruh dunia dan populasi dunia kemungkinan akan terkena infeksi dari virus ini. Jadi, sebagian dari populasi dunia akan jatuh sakit.
Pada saat ini, banyak negara di dunia seperti Inggris, Amerika Serikat (AS), India, dan China, memberlakukan "lockdown" atau karantina wilayah. Mereka menutup semua akses fasilitas umum, mulai dari restoran, toko, sekolah, mall, dan pusat-pusat keramaian lainnya.
Mesin Keruk Untuk Tuan Kemaruk
Kamis, 21 Mei 2020
Kota Misteri. (Surat Balasan "30 Maret ,Sebelum April Besok".)
Rabu, 20 Mei 2020
Jumat, 15 Mei 2020
Jempol Jadi Ajang Popularitas .
Dalam beberapa kesempatan, saya berkata pada teman. Menulislah status di beranda sesuai fashionmu. Tak usah pedulikan orang like atau tidak ada sama sekali, selama tulisan kita memang memiliki bobot dan mencerahkan. Dengan orang membaca apa yang kita tuliskan sudah cukup. Tidak mesti ikut arus memancing perdebatan berujung pertengkaran. Gimana kalau itu fashion mereka? Mau gimana lagi. Beri jempol terbalik.
Rabu, 13 Mei 2020
TEROESIR.
Bagaimana Bila
Masih saja kurasa bimbangmu, dan kulihat ragumu!
Bagaimana bila?,
aku adalah engkau.
engkau adalah aku.
aku adalah dia, kami, atau mereka.
dia, kami, atau mereka adalah aku.
Bagaimana bila?,
Burung kehilangan sayapnya, ikan kehilangan airnya, atau harimau tanpa taring.
Bagaimana bila?,
Tetumbuhan tak lgi memberi makan para hewan, tak indah dan wangi lgi bunganya, tak manis lgi buahnya.
Gunung2 dilemparkan, lautan ditumpahkan, tanah dibalikkan, dn langit digulung
Bagaimana bila?,
Yg sedih menjadi senang, senang menjadi sedih, hati menemukan lawan rasanya
Bagaimana bila?,
yg kau tunggu takkan datang, yg kau jemput tak ada ditempatnya, yg kau yakini cuma khayalan, yg kau ragukan rupanya sebuah kenyataan
Bagaimana bila?,
Ku kau tinggalkan
Atau kau kutinggalkan
Cinta menjadi benci
Rindu menjadi jemu
Lantas apa yg akan kau perbuat?
Ragulah akan semua kemapanan
Carilah kepastian pada setiap keraguan
Dan temuilah dirimu
Carilah kebenaran dalam kehidupanmu
Dan janganlah mencari pembenaran
Dan lalu, bagaimana bila?
Kubilang aku mencintaimu untuk yg kesekian kalinya?(as)